Cip Kuantum Fotonika China 1.000 Kali Lebih Cepat

IKLAN 970 X 90 PX

Cip Kuantum Fotonika China 1.000 Kali Lebih Cepat

Sartika
16/11/2025
🎧 Dengarkan Artikel
Klik play untuk memulai...

Ilustrasi Gelombang Cahaya Foton pada Sirkuit Mikro Kuantum
Representasi visual gelombang cahaya (foton) bergerak cepat di dalam sirkuit mikro kuantum, melambangkan kecepatan dan inovasi teknologi fotonika.


Para peneliti di China telah mengembangkan sebuah cip kuantum berbasis fotonika. Mereka mengklaim cip ini mampu mempercepat perhitungan kompleks lebih dari seribu kali lipat dibanding komputer konvensional. Oleh karena itu, berkat lompatan kinerjanya yang sangat besar, cip ini berhasil meraih Penghargaan Teknologi Terdepan dalam ajang Konferensi Internet Dunia Wuzhen 2025.

Inovasi ini lahir dari kerja sama tim antara Pusat Cip Fotonika Terpadu Xplore (CHIPX) di Wuxi dan perusahaan rintisan Turing Quantum yang berbasis di Shanghai. Selain itu, CHIPX sendiri berafiliasi dengan Universitas Jiao Tong Shanghai. Kolaborasi ini memungkinkan riset akademik dan pengembangan industri dapat berjalan beriringan dalam proyek tersebut.

Lompatan Teknologi Fotonika

Para insinyur merancang cip tersebut dengan pendekatan fotonika. Pendekatan ini membuat cahaya menggantikan aliran elektron untuk membawa dan memproses informasi di dalam cip.

Dengan cara ini, sistem komputasi memanfaatkan berbagai sifat cahaya. Pemanfaatan ini bertujuan untuk mencapai kinerja yang jauh lebih cepat dan lebih efisien dibanding sirkuit elektronik biasa.

Selain itu, para perancang menggabungkan rangkaian fotonika dan elektronika dalam satu kemasan di tingkat cip. Teknologi ini dikenal sebagai pengemasan bersama fotonika dan elektronika dalam satu paket.

Mereka kemudian menanamkan rangkaian tersebut pada lempeng silikon berukuran enam inci. Dalam industri semikonduktor, lempengan ini dikenal luas sebagai wafer.

Pendekatan ini memungkinkan para perancang menempatkan lebih dari seribu komponen optik pada satu lempeng. Menurut klaim pengembang, teknologi ini juga membuka jalan untuk meningkatkan skala hingga jutaan unit informasi kuantum atau qubit optik. Dengan demikian, rancangan ini mereka nilai siap mendukung sistem komputasi kuantum berskala besar di masa depan.

Dari Riset Menuju Produksi Massal

Di tingkat industri, CHIPX sudah menyiapkan lini produksi percontohan untuk cip fotonika berbasis lempeng enam inci. Lini produksi ini memiliki kapasitas hingga 12.000 lempeng per tahun.

Melalui langkah ini, mereka tidak lagi berhenti pada riset di laboratorium. Mereka juga mendorong produksi massal, pengemasan, pengujian, dan integrasi sistem secara terkoordinasi dari hulu ke hilir.

Para pengembang menyatakan bahwa mereka sekarang telah memasang teknologi ini. Pemasangan itu bertujuan untuk membantu pusat data kecerdasan buatan dan komputer super yang membutuhkan daya komputasi sangat besar.

Sementara itu, berbagai sektor juga mulai menggunakan cip ini, seperti kedirgantaraan, biomedis, dan keuangan. Cip tersebut membantu mereka menyelesaikan masalah pengoptimalan dan pemrosesan data yang sebelumnya sulit komputer klasik atasi.

Signifikansi dan Pandangan Analis

Dalam penjelasan resmi, para pengembang memberikan penegasan.

“Cip fotonika ini memberikan dukungan daya komputasi yang melampaui batas komputer klasik,” ujar mereka.

Masih menurut laporan yang sama, mereka menilai solusi optik ini sangat efisien. Solusi ini memanfaatkan berbagai sifat cahaya, seperti warna, waktu kedatangan, dan pola distribusi, untuk meningkatkan kecepatan sekaligus menurunkan konsumsi energi.

Oleh karena itu, para pengembang menilai cip tersebut cocok untuk melatih model kecerdasan buatan berskala besar. Selain itu, cip ini juga mumpuni untuk menggerakkan layanan komputasi awan dan mendukung penelitian komputasi kuantum lanjutan.

Di sisi lain, beberapa analis teknologi memandang cip ini sebagai salah satu kemajuan paling signifikan China. Kemajuan ini khususnya dalam komputasi generasi berikutnya dan perlombaan menuju keunggulan kuantum.

Namun, mereka juga mengingatkan bahwa klaim kinerja dan kemampuannya untuk ditingkatkan tetap memerlukan pengujian lebih luas. Komunitas internasional perlu mengujinya agar dapat membandingkannya secara objektif dengan solusi optik dan kuantum dari negara lain.